<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Blog Seni dan Budaya</title>
	<atom:link href="http://blogsr.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://blogsr.wordpress.com</link>
	<description>Just another WordPress.com weblog</description>
	<lastBuildDate>Wed, 11 Nov 2009 11:52:14 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='blogsr.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Blog Seni dan Budaya</title>
		<link>http://blogsr.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://blogsr.wordpress.com/osd.xml" title="Blog Seni dan Budaya" />
	<atom:link rel='hub' href='http://blogsr.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Puisi Sunda</title>
		<link>http://blogsr.wordpress.com/2009/11/11/puisi-sunda/</link>
		<comments>http://blogsr.wordpress.com/2009/11/11/puisi-sunda/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 11 Nov 2009 11:52:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>haztuti</dc:creator>
				<category><![CDATA[Sastra Sunda]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blogsr.wordpress.com/?p=11</guid>
		<description><![CDATA[Sajak :A.HID BEJA TI PALESTINA Katingtriman Saukur sadami renghap, samemeh lagu pileuleuyan ngadudutan nyawa Anak,Incu Nu teu kungsi tepung di bale hirup, ngitung sulintang Sarirungan les majalengka /maret, 2009<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=blogsr.wordpress.com&amp;blog=10433638&amp;post=11&amp;subd=blogsr&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:center;">Sajak :<a class="aligncenter" title="Puisi kuring" href="http://blogsr.wordpress.co" target="_self">A.HID<br />
</a>BEJA TI PALESTINA</p>
<p style="text-align:center;">Katingtriman<br />
Saukur sadami renghap, samemeh lagu pileuleuyan<br />
ngadudutan nyawa<br />
Anak,Incu<br />
Nu teu kungsi tepung di bale hirup,<br />
ngitung sulintang<br />
Sarirungan<br />
les</p>
<p style="text-align:center;">majalengka /maret, 2009</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/blogsr.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/blogsr.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/blogsr.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/blogsr.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/blogsr.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/blogsr.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/blogsr.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/blogsr.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/blogsr.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/blogsr.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/blogsr.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/blogsr.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/blogsr.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/blogsr.wordpress.com/11/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=blogsr.wordpress.com&amp;blog=10433638&amp;post=11&amp;subd=blogsr&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blogsr.wordpress.com/2009/11/11/puisi-sunda/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b94dbb1a90a315bd8601fcbefc9047ce?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">haztuti</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kesenia Daerah Jawa Barat</title>
		<link>http://blogsr.wordpress.com/2009/11/11/kesenia-daerah-jawa-barat/</link>
		<comments>http://blogsr.wordpress.com/2009/11/11/kesenia-daerah-jawa-barat/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 11 Nov 2009 11:41:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>haztuti</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kesenian Daerah Jawa Barat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blogsr.wordpress.com/?p=9</guid>
		<description><![CDATA[Secara singkat dapat dikatakan bahwa perkembangan seni selalu identik dengan perkembangan masyarakat pendukungnya. Melekat dan berkembang secara turun temurun di lingkungan masyarakatnya. Seiring dengan Perkembangan jaman, ada beberapa perkembangan kesenian daerah Jawa Barat. Perkembangan musik tradisional di Jawa Barat. Pada masa kini terdapat 242 jenis seni pertunjukan tradisional yang masih hidup. Seni tradisi tersebut diantaranya [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=blogsr.wordpress.com&amp;blog=10433638&amp;post=9&amp;subd=blogsr&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Secara singkat dapat dikatakan bahwa perkembangan seni selalu identik dengan perkembangan masyarakat pendukungnya. Melekat dan berkembang secara turun temurun di lingkungan masyarakatnya.<br />
Seiring dengan Perkembangan jaman, ada beberapa perkembangan kesenian daerah Jawa Barat. Perkembangan musik tradisional di Jawa Barat. Pada masa kini terdapat 242 jenis seni pertunjukan tradisional yang masih hidup. Seni tradisi tersebut diantaranya terdapat <span id="more-9"></span>di desa Lelea Indramayu berupa pertunjukan gamelan sekaten, tari topeng, dan ronggeng. Acara ini dilakukan setahun sekali dalam upacara “Ngarot” yang merupakan acara tahunan. Seni tradisional lainnya terdapat di daerah Garut yang sampai saat ini masih berkembang seni Ciawian, Cigawiran, Toplek dll. Di Bekasi masih ada musik Gambang Kromong, dan masih banyak lagi contoh lainnya diseluruh daerah Jawa Barat.<br />
Seni tradisional adalah produk budaya lama yang tumbuh, hidup, dan berkembang di masyarakat setempat serta menjadi miliknya. Seni tradisi bersumber dari peristiwa adat yang khas dari masyarakat setempat yang kemudian berkembang secara turun temurun di lingkungan masyarakatnya. Salah satu kesenian asli Daerah Jawa Barat adalah Karawitan<br />
Karawitan vokal adalah seni yang menggunakan suara manusia, dalam istilahnya disebut sekar. Hidangan sekar disebut sekaran. Penghidangnya disebut juru sekar yang terdiri dari wiraswara (pria) dan swarawati / waranggana (wanita). Ditinjau dari penggunaan iramanya karawitan sekar dibagi menjadi dua bagian besar yaitu:<br />
1). Sekar Tandak yaitu bentuk sekaran yang terikat oleh ketukan dan wiletan. Dalam hal ini erat sekali hubungannya dengan gending sebagai pengiringnya(keterpaduan sekar dan gending). Sekar tandak dibedakan : Sindenan, Kawih, Ketuk tilu, Lagu-lagu Indria.<br />
2). Sekar Irama Medika yaitu sekar yang tidak terikat oleh irama (ritme). Jenisnya: Tembang, Beluk, serta Kakawen.<br />
Adapula Seni Pertunjukan Tradisi yang Populer. Seni pertunjukan yang populer di daerah-daerah Jawa Barat diantaranya banyak sekali yang diambil dari nama alat musik yang digunakan seperti contohnya :<br />
Angklung<br />
Angklung adalah alat musik yang terbuat dari bamboo dan dimainkanya dengan cara di gerakkan atau di getarkan<br />
Calung<br />
Seni pertunjukan yang menggunakan alat musik pukul dari bambu. Jenisnya ada calung gambang calung gamelan, calung jing jing.<br />
Rengkong<br />
Jenis pertunjukan yang menggunakan alat pemikul padi sebagai alat musiknya. Suara yang keluar dari alat pemikul itulah sebagai irama musik rengkong.<br />
Pantun<br />
Seni pertunjukan yang menyajikan sebuah cerita berupa lagu yang dibawakan oleh juru pantun dan ada juga yang dibawakan olwh dua orang atau lebih dengan saling berbalas-balasan.<br />
Tarawangsa<br />
Kegiatan berkesenian dalam rangka upacara adat yaitu acara menyimpan padi di lumbung yang dilakukan oleh para petani sebagai hasil panen yang disimpan untuk tambahan hasil panen yang akan dijual ke pasar.<br />
Ngotrek<br />
Kegiatan upacara pembukaan tanda dimulainya kegiatan menumbuk padi menggunakan lesung. Kegiatan ini disebut juga dengan gondang.<br />
Tutunggulan<br />
Menumbuk lesung secara beramai-ramai dalam rangka hajatan berupa hitanan atau kawinan.<br />
Galeong<br />
Acara hiburan bagi anak remaja setelah acara panen selesai.<br />
Angklung Bungko<br />
Adegan upacara di daerah bungko, Cirebon.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/blogsr.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/blogsr.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/blogsr.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/blogsr.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/blogsr.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/blogsr.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/blogsr.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/blogsr.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/blogsr.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/blogsr.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/blogsr.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/blogsr.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/blogsr.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/blogsr.wordpress.com/9/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=blogsr.wordpress.com&amp;blog=10433638&amp;post=9&amp;subd=blogsr&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blogsr.wordpress.com/2009/11/11/kesenia-daerah-jawa-barat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b94dbb1a90a315bd8601fcbefc9047ce?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">haztuti</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Seni Sampyong Majalengka</title>
		<link>http://blogsr.wordpress.com/2009/11/11/seni-samyong-majalengka/</link>
		<comments>http://blogsr.wordpress.com/2009/11/11/seni-samyong-majalengka/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 11 Nov 2009 10:34:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>haztuti</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kesenian Daerah Jawa Barat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blogsr.wordpress.com/?p=4</guid>
		<description><![CDATA[Sejarah dan Perkembangan Seni Sampyong Pada tahun 1960 di daerah Cibodas Kecamatan Majalengka, tumbuh sebuah permainan rakyat yang disebut ujungan. Yaitu permainan adu ketangkasan dan kekuatan, dipuluk dan memukul dengan menggunakan alat yang terbuat dari kayu atau rotan berukuran ± 60 cm. Permainan ini terdiri atas dua orang pemain dan satu orang wasit yang disebut [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=blogsr.wordpress.com&amp;blog=10433638&amp;post=4&amp;subd=blogsr&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:left;"><strong>Sejarah dan Perkembangan Seni Sampyong</strong><br />
Pada tahun 1960 di daerah Cibodas Kecamatan Majalengka, tumbuh sebuah permainan rakyat yang disebut ujungan. Yaitu permainan adu ketangkasan dan kekuatan, dipuluk dan memukul dengan menggunakan alat yang terbuat dari kayu atau rotan berukuran ± 60 cm. Permainan ini terdiri atas dua orang pemain dan satu orang wasit yang disebut malandang. Kedua pemain menggunakan teregos, yaitu tutup kepala semacam helm yang terbuat dari kain yang diisi dengan bahan empuk yang berfungsi sebagai pelindung kepala.<br />
Karena sifat permainannya yang <span id="more-4"></span>terlalu bebas, maka permainan ini dianggap terlalu berbahaya dan tidak banyak orang yang sanggup memainkannya. Kemudian untuk melestarikan ujungan supaya tetap diminati oleh masyarakat umum maka, beberapa orang tokoh ujungan ini membuat beberapa penyempurnaan-penyempurnaan dengan cara menyederhanakan aturan permainannya, menjadi :<br />
- Seorang pemain hanya diperbolehkan memukul sebanyak 3 (tiga) kali pukulan.<br />
- Sasaran pukulan hanya sebatas betis bagian belakang, tidak diperbolehkan lebih dari itu.<br />
- Pemain dapat bermain pada kelas yang ditentukan menurut usia, misalnya golongan tua, menengah, pemuda dan anak-anak.<br />
Seiring dengan berlakunya peraturan yang baru itu, maka nama ujungan pun mulai ditinggalkan. Kemudian nama permainan yang lebih populer adalah sampyong, yang menurut beberapa nara sumber berasal dari bahasa Cina, sam = tiga dan pyong = pukulan. Nama baru itu terucap begitu saja dari salah seorang penonton keturunan Cina ketika ia menyaksikan permainan ini.<br />
<strong>Waktu dan Susunan Acara Pementasan</strong><br />
Sebagai sebuah seni pertunjukan, seni sampyong dihidangkan pada acara-acara tertentu, misalnya pada acara hajatan, atau pada acara kontes ketangkasan domba (adu domba). Berikut beberapa urutan pertunjukan seni sampyong pada acara khusus :<br />
1.Para pemain yang terdiri atas 4 pasang pemain dan 1 orang wasit (malandang) memasuki arena, kemudian melakukan penghormatan dengan iringian kendang pencak dalam irama Lagu Padungdung<br />
2.Pertunjukan eksebisi (ekstra), dilakukan oleh dua orang tokoh ujungan, sebagai pertunjukan pembuka.<br />
3.Pada pertujukan utama, seorang pemain berhadapan dengan pemain lainya menurut urutan panggilan yang ditentukan oleh malandang.<br />
<strong>Tokoh-Tokoh Seni Sampyong<br />
</strong>Tokoh – tokoh yang berjasa mengembangkan Seni Sampyong di Kabupaten Majalengka, antara lain : Sanen (alm), K Almawi, Kiyun, Lewo, Karta, Baron, Toto, Komar, Anah, Emin dan beberapa tokoh lain yang tersebar di beberapa daerah di Kabupaten Majalengka.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/blogsr.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/blogsr.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/blogsr.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/blogsr.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/blogsr.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/blogsr.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/blogsr.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/blogsr.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/blogsr.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/blogsr.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/blogsr.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/blogsr.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/blogsr.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/blogsr.wordpress.com/4/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=blogsr.wordpress.com&amp;blog=10433638&amp;post=4&amp;subd=blogsr&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blogsr.wordpress.com/2009/11/11/seni-samyong-majalengka/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b94dbb1a90a315bd8601fcbefc9047ce?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">haztuti</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
